LDK UKDM

Profil LDK UKDM UPI Cibiru

Tujuan UKM

LDK UKDM UPI Kampus Cibiru bertujuan :

  1. Menciptakan nuansa islami di lingkungan Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Cibiru.
  2. Membina ukhuwah islamiyah di lingkungan Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Cibiru menuju kesatuan umat.
  3. Menciptakan profesonalitas dan intelektualitas yang islami di kalangan anggota.
  4. Menjadikan kampus sebagai pendukung dakwah Islam.

Sejarah UKM

Organisasi ini bernama lembaga dakwah kampus unit kegiatan dakwah mahasiswa universitas pendidikan indonesia kampus cibiru yang di singkat LDK UKDM UPI Kampus Cibiru didirikan di Universitas Pendidikan Indonesia Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Cibiru pada tanggal 3 Rajab 1433 H yang bertepatan dengan tanggal 24 Mei 2012

Yuk, kita lihat dan baca sejenak bagaimana sih LDK UKDM UPI Cibiru ini bisa dibentuk ^^,

 

Pada awalnya LDK ini merupakan bagian dari struktur kepengurusan Program Tutorial MKDU-SPAI, yang mana LDK ini ditempatkan di divisi LDK. Setelah sekian lama bergabung bersama Program Tutorial MKDU-SPAI, maka anggota divisi LDK menginginkan agar LDK ini menjadi lebih baik, dengan jalan dipisahnya LDK dari Program Tutorial MKDU-SPAI dengan alasan cakupan untuk mensyi’arkan agama Islam yang lebih luas.

Dengan adanya keinginan yang kuat dari anggota divisi LDK terdiri dari teh Cahyati Mutia, teh Arini Maharani, teh Ita Rosita dan teh Astri Utami. Ternyata tidak hanya anggota divisi LDK saja yang menginginkan LDK ini untuk dapat berdiri sendiri, tetapi ada dari divisi lain yang membantu, yaitu teh Irma dari divisi BTR. Awalnya teh Cahyati Mutia, teh Arini Maharani, teh Ita Rosita dan teh Astri Utami. Namun pada akhirnya mereka pun mengajak kader yang lain untuk sama-sama mendirikan LDK ini diantaranya yaitu teh Isma dan kang Iip.

Mereka terus mencari kader agar LDK ini mampu legal mulai dari angkatan 2012 dan angkatan 2013. Alhamdulillah terkumpullah sebanyak 44 orang kader. Dan 44 orang inilah yang menjadi pejuang pelegalan dari segi keadministrasian dan kegiatan, serta kepengurusan pertama.

Dalam pelegalannya LDK mengalami beberapa hambatan, diantaranya yaitu adanya pertentangan/penolakan dan perdebatan dalam FKUKM yang menganggap keberadaan LDK itu tidak diperlukan, alasannya karena untuk bidang keagamaan sudah dipegang oleh Program Tutorial MKDU-SPAI jadi untuk apa ada LDK. Hingga pada akhirnya pada bulan Mei 2012 LDK disidang FKUKM.

Atas ijin Allah SWT., LDK dapat menjawab semua pertanyaan yang diajukan oleh FKUKM termasuk pertanyaan mengenai pertentangan mengenai perlu/tidaknya LDK di kampus. Dengan penjelasan bahwa diperlukan LDK di kampus untuk meningkatkan eksistensi kampus di antara kampus-kampus lain serta perbedaan status antara Tutorial (MKDU = ranah internal dan fokus pembinaan) dan LDK (UKM = ranah eksternal dan fokus aksi).

Maka, pada akhirnya LDK mampu untuk legal dengan SK dari lembaga. LDK kini telah menjadi UKM dan terus mengepakkan sayapnya di dalam dan di luar kampus. Alhamdulillah~